Review Produk Perusahaan IT : iOS
Sistem operasi dari Apple, iOS, merupakan salah satu sistem operasi yang cukup populer.
Meskipun sistem operasi ini cenderung eksklusif, tetapi terbilang sukses. Terbukti dari laku kerasnya perangkat Apple yang menggunakan iOS.
Padahal, awalnya iOS
ini adalah sistem operasi untuk produk ponsel cerdas, iPhone. Namun, iOS
kemudian diterapkan pada produk Apple lainnya, seperti iPad, iPod Touch, bahkan Apple TV. Terbaru, jam tangan dari Apple
pun akan menggunakan iOS.
iPhone OS atau yang
disingkat dengan iOS merupakan sebuah sistem operasi mobile yang
diciptakan dan dikembangkan oleh Apple inc. iOS memang dibuat ekslusif hanya
untuk perangkat milik Apple, seperti iPhone, iPad dan iPod Touch.
Berdasarkan data per
bulan Desember 2017 dari App Store, paltform yang paling banyak digunakan
adalah iOS 11 dengan pangsa pasar 59%, disusul iOS 10 (dengan 33% dan
iOS 9 serta dibawahnya dengan pangsa 8%, Itu artinya, banyak pengguna
iPhone, iPad dan iPod Touch yang sudah meng-update perangkat mereka ke versi
iOS terbaru.
Pengguna iPhone,
iPad dan iPod Touch biasanya melakukan update iOS terbaru melalui iTunes. Namun
untuk pengguna iOS 5 ke atas bisa juga mengupdate sistem mereka secara over the
air (OTA). Untuk mengecek versi iOS pada perangkat, Anda bisa masuk ke Home
screen > Settings > General > About.
Tampilan
dan menu di iOS 1
iOS
1
Tahun 2007, Steve
Jobs pertama kali memperkenalkan
iPhone. Saat itu, Steve Jobs menyematkan iOS versi pertama pada produk ponsel
cerdas pertama buatan Apple tersebut.
Versi pertama iOS ini dikembangkan dari OS X. Sistem operasinya sendiri saat
itu masih tertutup untuk pengembang pihak ketiga. Kemudian Apple merilis iPhone
2G yang juga mengusung iOS versi 1.0
iOS 2
September 2007,
Apple merilis iOS 2.0. Versi inilah yang membuat perangkat iPhone menjadi
terkenal. Pasalnya, pada versi ini dukungan pihak ketiga telah terbuka.
Artinya, pengembang bisa membuat aplikasi pendukung di sistem operasi ini. Hal
itu berarti, App Store baru ada ketika iOS 2.0 meluncur. Namun, pengguna baru
bisa merasakan sistem yang baru ini pada Juli 2008 saat iPhone 3G diluncurkan.
iOS 3
Apple kemudian membuat perangkat iPhone 3GS. Untuk mendukung perangkat ini,
Apple meluncurkan sistem operasi generasi berikutnya, iOS 3.0. Pada sistem
operasi ini, banyak fitur-fitur menarik seperti dukungan terhadap MMS, push
notification, keyboard landscpae, voice note, dan kompas. Sistem operasi ini
juga telah mendukung IMAP dan shake to shuffle.
iOS 4
Tampilan
dan menu iOS 5 dengan Siri
iOS 5
Pada versi
kelimanya, iOS juga membawa fitur yang cukup banyak. Fitur-fitur yang ada di
iOS 5 ini cukup penting. Contohnya adalah iMessage, kemudahan mengambil foto
dengan menekan tombol, serta notifikasi yang muncul pada bagian atas. Fitur
notifikasi inilah yang cukup menarik karena kemudahan pengguna dalam membaca
informasi yang masuk.
Selain itu, pada iOS
5 ini juga terdapat dukungan cloud storage, sinkronisasi iTunes melalui
jaringan Wi-Fi, serta kehadiran Siri. Siri merupakan perubahan terbesar yang
ada di iOS 5. Pasalnya, kehadiran Siri cukup membawa perubahan penggunaan teknologi
karena Siri adalah aplikasi asisten pintar untuk pengguna. Sistem operasi iOS 5
cukup populer lantaran produknya, seri iPhone 4S cukup laku di pasaran.
iOS 6
Versi keenam iOS
yang dirilis pada tahun 2012 cukup membawa masalah. Masalah yang cukup serius
adalah tidak didukungnya Google Maps, aplikasi peta terkenal yang banyak
digunakan. Apple mencoba menggantinya dengan Apple Maps. Tetapi aplikasi
dianggap kurang baik oleh pengguna. Terlepas dari masalah yang ada, iOS 6
membawa fitur menarik seperti integrasi Facebook, fitur Facetime, notification
center, serta metode pembayaran Passbook.
iOS 7
Pada versi ketujuh,
tidak ada penambahan fitur baru yang cukup baru yang berpengaruh besar.
Kalaupun ada tidaklah terlalu menarik. Contoh fitur barunya adalah control
center untuk pengaturan cepat dan Airdrop untuk berbagi konten. Yang justru
menarik perhatian dari iOS 7 adalah tampilan antarmukanya yang benar-benar
baru. Sistem operasi yang keluar tahun 2013 ini hadir dengan desain ikon yang
lebih sederhana serta latar animasi yang menarik.
iOS 8
Diperkenalkan tahun
2014, iOS 8 membawa aplikasi bernama Health. Pada sistem operasi ini juga
terdapat peningkatan fitur pada foto, dukungan iCloud Drive, fitur berbagi
konten untuk keluarga, aktivasi Siri lewat suara, serta pengetikan yang lebih
cepat lewat Quicktype. Sistem operasi ini juga hadir dengan desain antarmuka
yang lebih flat dibandingkan sebelumnya.
iOS 9
iOS 9 memiliki kode
nama "Monarch" , adalah sistem operasi mobile generasi kesembilan
yang dirilis resmi pada tanggal 16 September 2015. iOS 9 jauh lebih ringan dari
iOS 8, jadi tidak masalah jika pengguna iOS 8 untuk menginstal sistem operasi
ini. iOS 9 tidak mengubah tampilan desain dari iOS 8 secara drastis, namun
lebih pada penambahan pada aplikasi dan fitur.
Tampilan
dan fitur di iOS 10
iOS 10
Menjadi sistem
operasi untuk iPhone dan iPad penerus dari iOS 9, perilisan resmi iOS 10 dilakukan pada
tanggal 13 September 2016. iOS 10 dihadirkan dengan beberapa pengembangan dari
iOS 9 yang memiliki kemampuan mumpuni. iOS 10 sendiri telah menambahkan banyak
fitur baru yang menarik. Salah satunya adalah sejumlah fitur pada lock screen
termasuk menyalakan layar hanya dengan mengangkat perangkat.
Selain itu, pengguna
juga bisa menggunakan fitur 3D Touch pada notifikasi. Di iOS 10 Anda bisa
menghapus semua notifikasi dengan mudah, hanya dengan satu sentuhan. Control
Center juga mendapatkan desain ulang, dan menambahkan area khusus untuk kontrol
musik lengkap dengan full album art.
Ada juga fitur baru
untuk beberapa aplikasi. Di aplikasi per-pesanan misalnya, kini sudah memiliki emoji yang membuat pesan
menjadi lebih menarik. Lalu aplikasi pihak ketiga juga dapat memperluas
fungsionalitas di iMessage. Aplikasi Maps memiliki antarmuka yang didesain
ulang dan fungsi tambahan.
Tampilan
dan menu di iOS 11
iOS 11
iOS 11 menjadi
rilisan kesebelas dari sistem operasi mobile iOS yang dikembangkan Apple. Perilisan resmi iOS 11 terjadi pada
tanggal 19 September 2017 dengan melakukan beberapa perubahan. Apple
menambahkan beberapa fitur di iOS 11, salah satunya
menggabungkan lock screen dan Notification Center. Perubahan ini memungkinkan
semua notifikasi ditampilkan secara langsung di lock screen.
App Store juga
mengalami perombakan visual yang lebih fokus pada konten editorial dan daily
highlight (sorotan harian). Lalu perubahan juga terjadi pada
aplikasi file manager "File" yang kini memungkinkan akses langsung ke
file yang tersimpan di perangkat dan iCloud.
Yang menarik, di iOS
11 Siri bisa menerjemahkan antar bahasa dan menggunakan teknik "on-device
learning" yang bersifat privasi untuk lebih memahami minat pengguna dan
menawarkan saran. Tidak hanya itu, Siri kini bisa menangani kontrol
aplikasi musik meski tidak terhubung ke internet. Kontrol musik tersebut
mencakup play, pause, resume, skip, next dan lainnya. Sangat berguna saat
menggunakan AirPods dalam pesawat terbang.
iPhone X sudah menggunakan iOS 11
Peningkatan yang
besar juga dirasakan pengguna iPhone 8, iPhone 8 Plus dan iPhone X. Dimana update iOS 11.2 membawa
pengisian induktif yang lebih cepat. Meski tidak secepat pengisian melalui
kabel Lightning tapi akan membuat proses pengisian sedikit lebih cepat.
Aplikasi message
kini terintegrasi dengan iCloud, sehingga dapat menyinkronkan pesan di
perangkat iOS dan macOS dengan lebih baik. Termasuk sudah mendukung untuk
peningkatan Augmented Reality (AR).
Sedangkan untuk iPad ada beberapa fitur baru yang muncul, salah satunya dock
aplikasi yang selalu dapat diakses dan antarmuka baru untuk menampilkan
beberapa aplikasi sekaligus. Saat ini, iOS 11 telah mengalami proses update di
versi iOS 11.2.1.
Kesimpulan
Dari awal
kemunculannya hingga saat ini, Apple telah merilis 11 versi iOS pada perangkat
mereka, khususnya untuk iPhone, iPad, dan iPod Touch. Dan dari setiap iOS
selalu ada proses update yang berisi perbaikan pada bug atau menambahkan fitur
baru.
Referensi








Komentar
Posting Komentar